
Foto: Ilustrasi monas. shutterstock.com
Reporter: Benny Wijaya
Artikel Poster - Sekuriti di Monas Terpaksa Rayakan Lebaran Dengan Berutang | Sekuriti yang bertugas di kawasan Monas harus merayakan Lebaran dengan kesedihan. Pasalnya, yang gaji dan THR mereka belum dibayar oleh Yayasan Garuda sekuriti Service (GASS).
Salah satu sekuriti yang enggan disebut nama mengungkapkan, para sekuriti Monas menuntut gajinya diberikan lebih awal dari jadwal biasa karena untuk merayakan Lebaran. Akibat gaji telat, mereka merayakan Lebaran dengan berutang.
"Bulan ini kan Lebaran, seharusnya gajiannya dipercepat enggak tanggal lima. Merayakan Lebaran kami utang-utang, ada yang menggadaikan motor, minjem saudara juga," ujar dia kepada merdeka.com, Selasa (29/7).
Di samping itu, para sekuriti juga sudah mengadu ke pimpinan UPT Monas. Namun karena urusan penggajian sudah di serahkan ke Yayasan GASS, UPT Monas sudah tak bertanggung jawab lagi.
"Kita sudah ke pimpinan bilang sudah diserahkan ke yayasan. Ibu kepala UPT Monas (Rini Hariyani) ini sudah tidak bertanggung jawab lagi," pungkas dia.
0 Response to "Sekuriti di Monas Terpaksa Rayakan Lebaran Dengan Berutang"
Posting Komentar